youtube

Minggu, 13 Maret 2016

Pendidikan Karakter Berjamaah di Masjid




            Dalam melatih atau membiasakan diri untuk shalat lima waktu dimasjid, tidaklah semua melalui suatu proses. Langkah pertama yang sangat berperan dalam pendidikan karakter berjamaah di masjid itu ialah lingkungan, yang dimaksud lingkungan disini adalah lingkungan keluarga, dimana keluarga sangat berperan penting dalam proses pendidikan karakter berjamaah di masjid, karena lingkungan keluarga itu hampir 90% sangat mempengaruhi sifat atau sikap maupun prilaku seseorang didalam keluarga itu sendiri. Dalam keluarga sendiri peran orang tua sangat dominan dalam hal ini, karena kebiasan-kebiasan itu banyak didapat dari yang diajarkan orang tua. Maka dari itu orang tua, terutama ayah sangat berperan penting dalam mengajarkan pendidikan karakter berjamaah di masjid kepada putra dan putri serta keluarga, dengan langkah awal yang seperti ini, niscaya mengjarkan pendidikan karakter berjamaah di masjid kepada seseorang sangatlah tepat dan benar.
            Untuk langkah yang kedua, dalam adaptasi dengan lingkungan masjid, buat nyaman seseorang berada dilingkungan masjid, dengan selalu membimbing dengan halus, jangan sampai mengucilkan seseorang itu sendiri, karena sekali pun seseorang itu disakiti, maka dia akan jera dan akibatnya dia tidak mau lagi untuk pergi ke masjid, maka perasaan seseorang yang baru saja mencoba beristiqomah berjamaah di masjid jangan sampai tersakiti, karena dengan demikian semua yang telah berperan dalam pendidikan karakter berjamaah di masjid akan susah untuk mengajak seseorang kembali berjamaah dimasjid. Karena seseorang masih dalam proses beristiqoma, hatinya sangatlah renta bila disakiti atau tidak dibuat nyaman dalam lingkungan masjid.

Pacaran Ala Islam? Sangat Dianjurkan!



         
            Kata pacaran mungkin tidak asing lagi dikalangan anak muda atau remaja zaman sekarang, karena tren yang selalu menjadi trending topik yaitu tentang pacaran, dimana pacaran itu cita-cita seseorang ketika sudah beranjak remaja atau biasa disebut ABG, karena dalam pacaran kebahagaian dan kesedihan menjadi satu dalam rindu, begitu biasa yang selalu dikatakan oleh para remaja dizaman sekarang. Padahal pacaran yang dianjurkan dalam Islam yaitu pacaran setelah akad, atau yang dikenal pacaran setelah sah atau pacaran telah halal secara agama maupun negara, dalam hal ini penulis ingin meluruskan tentang pengertian pacaran dalam perspektif Islam.
            Dalam perspektif Islam, pacaran dalam sebuah hubungan pernikahan itu sangat dianjurkan, kenapa pacaran dalam ikatan pernikahan sangat dianjurkan? karena pacaran dalam pernikahan banyak mengundang manfaat yang begitu besar dalam keharmonisan rumah tangga, maka dari itu pacaran dalam perspektif Islam sangat dianjurkan. Momen-momen pacaran dalam rumah tangga sering kali dilupakan oleh kedua belah pihak, dari pihak wanita maupun pria itu sendiri, karenanya kesibukan oleh masing-masing pihak itu sendiri. Padahal pacaran dalam rumah tangga itu adalah momen yang sangat-sangat indah, karena dengan pacaran kemesraan, keharmonisan, kebahagiaan, kerinduan, semua meleleh dalam satu kata yaitu cinta, namun cinta yang dimaksud ialah tetap cinta yang diridhai Allah SWT.

Senin, 07 Maret 2016

RESEP PINDANG IKAN PATIN KHAS PALEMBANG


Tren.Co.Id – Pindang patin adalah salah satu jenis lauk yang sangat enak dan juga lezat, resep pindang patin ini pun sebenarnya berasal dari kota Palembang. Namun karena kelezatannya sudah dikenal banyak orang, akhirnya saat ini banyak orang yang mencari resep masakan pindang patin ini.
Jika anda ingin mencoba resep pindang patin ini, disini penulis akan memberikan resep beserta cara memasaknya dengan benar. Nah, mari kita pelajari bahan bahan nya seperti berikut ini.



Bahan bahan yang dibutuhkan
  1. 1 kg ikan patin
  2. 1 ikat kemangi
  3. 5 siung bawang merah
  4. 3 siung bawang putih
  5. Kecap secukupnya’
  6. Air untuk merebus
  7. Nanas secukupnya saja
  8. 5 buah Cabe merah
  9. 4 buah cabe rawit
  10. 2 ruas kunyit
  11. Lengkuas secukupnya
  12. Jahe
  13. Garam
  14. Penyedap rasa
  15. 1 batang serai