Hasil penelian menunjukkan bahwa
menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu berada pada kategori yang cukup kondusif. Berdasarkan
rata-rata skor dari tiap aspek membentuk kinerja mengajar guru, hal ini
ditunjukkan oleh angka sebesar 75.88%, seperti yang tertera pada Tabel 1 skor
tertinggi untuk kompetensi profesional terdapat pada aspek menguasai materi,
struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu
sebesar 83.84%. Hal ini dapat diketahui bahwa kemampuan guru telah berusaha
untuk mengembangkan kemampuannya dalam mendidik. Menurut Saiful Bahri Djamarah
dalam Pupuh Fathurrohman dan M. Sobry Sutikno (2007: 43) guru adalah tenaga
pendidik yang memberikan sejumlah ilmu pengetahuan kepada anak didiknya. Selain
memberikan sejumlah ilmu pengetahuan, guru juga bertugas menanamkan nilai-nilai
dan sikap kepada anak didik agar anak didik memiliki kepribadian yang
paripurna. Dengan keilmuan yang dimilikinya, guru membimbing anak didik dalam
mengembangkan potensinya. Untuk melakukan tugasnya tersebut seorang guru harus
mampu menguasai materi pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Semakin
banyak serorang guru mengasai materi akan memudahkan guru tersebut untuk
mempersiapkan diri untuk tampil di dalam kelas. Belajar mengajar merupakan dua
aktivitas yang berlangsung secara bersamaan, simultan dan memiliki fokus yang
dipahami bersama. Hal tersebut harus dipahami oleh guru sebagai perencana dan
pelaksana pembelajaran.
Dengan banyak guru menguasai
materi diharapkan terjadi perubahan pada siswa yang diajarnya. Slameto dalam
upuh Fathurrohman dan M. Sobry Sutikno (2007: 10) menyebutkan ciri-ciri
perubahan dalam belajar yakni (1) perubahan yang terjadi berlangsung secara
sadar, sekurang-kurangnnya sadar bahwa pengetahuannya bertambah, sikapnya
berubah, kecakapannya bekembang, (2) perubahan dalam belajar bersifat kontiniu
dan fungsional, belajar bukan fungsi statis karena terus berkembang secara
gradual dan setiap hasil belajar memiliki makna dan guna yang praktis, (3)
perubahan belajar bersifat positif dan aktif, belajar senantiasa menuju
perubahan yang lebih baik, (4) perubahan dalam belajar bukan bersifat
sementara, bukan hasil belajar jika perubahan itu sesaat, (5) perubahan dalam
belajar bertujuan dan terarah, sebelum belajar seseorang hendaknya menyadari
apa yang akan berubah pada dirinya melalui belajar, (6) perubahan mencakup
seluruh aspek tingkah laku, bukan bagian-bagian tertentu secara parsial.
Perubahan tingkahlaku pada siswa, dalam konteks pembelajaran merupakan produk
dan usaha guru melalui kegiatan mengajar. Hal ini dapat dipahami karena
mengajar merupakan suatu aktivitas khusus yang dilakukan guru untuk
menolong dan membimbing anak didik memperoleh perubahan dan pengembangan skill
(keahlian), attitude (sikap), appreaciation (penghargaan) dan knowledge
(pengetahuan). Secara struktur kegiatan mengajar mengandung beberapa komponen
yakni sebagai beriku: pertama adalah tujuan, tujuan merupaka suatu cita-cita yang
ingin dicapai dari pelaksanaan pembelajaran. Tidak ada suatu pembelajaran yang
diprogramkan tanpa tujuan karena hal ini merupakan kegiatan yang tidak memiliki
kepastian dalam menentukan arah, target akhir dan prosedur yang dilakukan.
Tujuan dalam pendidikan dan pengajaran merupakan suatu cita-cita yang bernilai
normatif. Sebab dalam tujuan terdapat sejumlah nilai yang harus ditanamkan
kepada anak didik. Nilai nilai itu nantinya akan mewarnai cara anak didik
bersikap dan berbuat dalam lingkungan sosial, baik di sekolah maupun di luar
sekolah. Tujuan mempunyai jenjang dari yang luas atau umum sampai kepada yang
sempit atau khusus. Semua tujuan itu berhubungan antara satu dengan yang
lainnya. Bila tujuan terendah tidak dapat tercapai, maka tujuan yang teratasnya
tidak akan tercapai juga, dengan ini diartikan bahwa dalam merumuskan tujuan,
maka kita harus benar-benar memperhatikan kesinambungan setiap jenjang tujuan
pendidikan dan pengajarnya.
sumber : http://id.portalgaruda.org/?ref=browse&mod=viewarticle&article=349756
Tidak ada komentar:
Posting Komentar