Sebuah film yaang shooting diEropa, namun menceritakan tentang sebuah kisah suami istri yang bekerja menjadi seorang jurnalis negara lain yang tetap mengedepankan nilai-nilai Islam, namun begitu banyak cobaan yang mereka lalui dinegara orang lain, sehingga sulit bagi pasutri untuk menemukan narassumber untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam film bulan terbelah dilangit eropa.
Pulang Malu Tak Pulang Rindu
Motivator
Rabu, 20 April 2016
Review Buku
Penulis : Prof. Dr. H. Yunahar,
Lc. , M.A.
Penerbit : Lembaga Pengkajian dan
Pengamalan Islam (LPPI)
Jumlah
Halaman : 263 Halaman
Review :
Aqidah adalah keyakinan (al-munawir)
relevansi antara arti kata ‘aqdan dan aqidah’ keyakinan itu tersimpul dengan
buku di dalam hati, bersifat mengikat dan mengandung perjanjian. Aqidah
mempunyai pembahasan ruang lingkup dan mempunyai sumber aqidah islam. Aqidah
mempunyai beberapa kaidah aqidah dan fungsi aqidah.
Review Jurnal
1.
Judul :
Efektivitas Pengembangan Manajemen Pendidikan Tinggi
2.
Penulis : Linda
Setiawati
3.
Isi :
Dalam
pengembangan manajemen sangat dibutuhkan sekali keefektivitasan terutama pada
penataan administrasi. Fungsi utama penataan administrasi pendidikan adalah
perencanaan (planning), pelaksanaan (implementing), dan pengawasan (evaluating)
pendidikan yang menyangkut tiga sumberdaya/ bidang garapan utama yaitu : (1)
Sumberdaya manusia (SDM) yang terdiri atas peserta didik, tenaga kependidikan, dan
masyarakat pemakai jasa pendidikan; (2) Sumber belajar (SB) adalah alat atau
rencana kegiatan yang akan dipergunakan sebagai media, di antaranya kurikulum;
dan (3) Sumber fasilitas dan dana (SFD) sebagai faktor pendukung yang
memungkinkan pendidikan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Menjadi Seorang Paskibraka
Assalamualaikum, untuk pertama kali aku memperkenalka diri, dengan
saya Geza yaitu seorang siswa dari sekolah Menengah Negeri yang terletak paling
ujung dalam sebuah kabupaten, disini saya akan menceritakan pengalaman pribadi saya
yang mungkin bisa menjadi koreksi untuk kita semua, karena saya seorang calon
guru Agama Islam, tentu saya sangat memperhatikan hal-hal yang saya alami dari
masa lalu, sehingga menjadi koreksi untuk masa yang akan mendatang. Karena masa
lalu patut kita jadikan pelajaran dan menjadi bahan evaluasi yang cukup
menarik.
Dalam hal ini saya
akan bercerita tentang keberadaan Islam didalam pendidikan saya menjadi seorang
paskibraka, sebagaimana ini adalah penilaian menurut saya atau asumsi maupun
opini dari saya sendiri yang saya tekankan disini bahwa, didalam pendidikan
menjadi seorang paskibraka, nilai-nilai agama sama sekali tidak utamakan dalam
hal ini, terutama didalam asrama, ketika kita lepas dari pantauan pelatih semua
kepemimpinan diambil alih oleh seorang senior kami yang mungin lebih tau dan
lebih paham menjadi seorang paskibraka karena mungkin dia lebih dahulu menjadi
seorang paskibraka.
Kamis, 07 April 2016
review ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN KAMPAR PROVINSI RIAU
Hasil penelian menunjukkan bahwa
menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu berada pada kategori yang cukup kondusif. Berdasarkan
rata-rata skor dari tiap aspek membentuk kinerja mengajar guru, hal ini
ditunjukkan oleh angka sebesar 75.88%, seperti yang tertera pada Tabel 1 skor
tertinggi untuk kompetensi profesional terdapat pada aspek menguasai materi,
struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu
sebesar 83.84%. Hal ini dapat diketahui bahwa kemampuan guru telah berusaha
untuk mengembangkan kemampuannya dalam mendidik. Menurut Saiful Bahri Djamarah
dalam Pupuh Fathurrohman dan M. Sobry Sutikno (2007: 43) guru adalah tenaga
pendidik yang memberikan sejumlah ilmu pengetahuan kepada anak didiknya. Selain
memberikan sejumlah ilmu pengetahuan, guru juga bertugas menanamkan nilai-nilai
dan sikap kepada anak didik agar anak didik memiliki kepribadian yang
paripurna. Dengan keilmuan yang dimilikinya, guru membimbing anak didik dalam
mengembangkan potensinya. Untuk melakukan tugasnya tersebut seorang guru harus
mampu menguasai materi pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa. Semakin
banyak serorang guru mengasai materi akan memudahkan guru tersebut untuk
mempersiapkan diri untuk tampil di dalam kelas. Belajar mengajar merupakan dua
aktivitas yang berlangsung secara bersamaan, simultan dan memiliki fokus yang
dipahami bersama. Hal tersebut harus dipahami oleh guru sebagai perencana dan
pelaksana pembelajaran.
GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN LATAR BELAKANG ETNIS (TIONGHOA-DAYAK) DI KABUPATEN SINTANG KALIMANTAN BARAT
Ini dari
angkatan perang Jawa dan takut mendapat hukuman dari Khubilai Khan, kemungkinan
besar beberapa dari mereka melarikan diri dan menetap di Kalimantan Barat.
Tahun 1745, orang Cina didatangkan besar-besaran untuk kepentingan perkongsian,
karena Sultan Sambas dan Panembahan Mempawah menggunakan tenagatenaga orang
Cina sebagai wajib rodi dipekerjakan di tambang-tambang emas. Kedatangan mereka
di Monterado membentuk kongsi Taikong (Parit Besar) dan SamtoKiaw (Tiga
Jembatan). Orangorang Cina di kalimantan Barat berasal dari tenggara Tiongkok,
mereka termasuk suku-suku Hakka, Hainan, Hokkien, Kantonis, Hokcia, dan
Tiochiu. Sebagian besar masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat bermata
pencaharian sebagai pedagang. Data statistik tahun 1930 memperlihatkan bahwa
secara persentase di Indonesia lebih banyak orang Tionghoa berkecimpung dalam
kegiatan perdagangan dibandingkan dengan orang pribumi atau Eropa. Dalam
konteks budaya, masyarakat suku Tionghoa selain mengambil strategi ekonomi dari
nenek moyang, mereka sekaligus mengadopsi sistem ekonomi yang berlaku di dunia
modern. Pola penyesuaian dengan lingkungan budaya mereka tinggal merupakan ciri
dari budaya bisnis yang diturunkan dari peradaban China. Demikian juga sumber
daya manusia yang memadai menjadikan mereka sangat unggul.Minggu, 13 Maret 2016
Pendidikan Karakter Berjamaah di Masjid
Dalam melatih atau membiasakan diri
untuk shalat lima waktu dimasjid, tidaklah semua melalui suatu proses. Langkah
pertama yang sangat berperan dalam pendidikan karakter berjamaah di masjid itu
ialah lingkungan, yang dimaksud lingkungan disini adalah lingkungan keluarga,
dimana keluarga sangat berperan penting dalam proses pendidikan karakter
berjamaah di masjid, karena lingkungan keluarga itu hampir 90% sangat
mempengaruhi sifat atau sikap maupun prilaku seseorang didalam keluarga itu
sendiri. Dalam keluarga sendiri peran orang tua sangat dominan dalam hal ini,
karena kebiasan-kebiasan itu banyak didapat dari yang diajarkan orang tua. Maka
dari itu orang tua, terutama ayah sangat berperan penting dalam mengajarkan
pendidikan karakter berjamaah di masjid kepada putra dan putri serta keluarga,
dengan langkah awal yang seperti ini, niscaya mengjarkan pendidikan karakter
berjamaah di masjid kepada seseorang sangatlah tepat dan benar.
Untuk langkah yang kedua, dalam
adaptasi dengan lingkungan masjid, buat nyaman seseorang berada dilingkungan
masjid, dengan selalu membimbing dengan halus, jangan sampai mengucilkan
seseorang itu sendiri, karena sekali pun seseorang itu disakiti, maka dia akan
jera dan akibatnya dia tidak mau lagi untuk pergi ke masjid, maka perasaan seseorang
yang baru saja mencoba beristiqomah berjamaah di masjid jangan sampai
tersakiti, karena dengan demikian semua yang telah berperan dalam pendidikan
karakter berjamaah di masjid akan susah untuk mengajak seseorang kembali
berjamaah dimasjid. Karena seseorang masih dalam proses beristiqoma, hatinya
sangatlah renta bila disakiti atau tidak dibuat nyaman dalam lingkungan masjid.
Langganan:
Komentar (Atom)


